Masihkah Kita Berfikir.. Kitalah Yang Paling sempurna...
Bismillah... Alhamdulillah segala puji serta syukur terlimpahkan hanya kepada Alloh SWT yang memberikan segala rahman dan rahimnya kepada kita semua...
Alloh menciptakan semua makhluknya dalam keadaan sangatlah sempuna, meski terdapat kelemahan itu hanya untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa ada Dzat yang paling sempurna... Yaitu dzat yang maha agung.. Ia-lah Alloh SWT.
pernah tersirat suatu kenyataan hidup... dimana terdapat seorang hamba yang kekurangan dalam segala hal... ekonomi khususnya... ia sangatlah kekurangan, sebagai manusia yang sangatlah lemahini, hati ini ikut terhenyut akan perjuanganhidupnya yang sangatlah keras... tetapi kembali lagi dan perlu di ingat bahwasanya segala ujian yang diberikan oleh Alloh SWT tidak pernah melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Semasa hidupnya makhluk ini sungguh sangat berjuang, dimana ia dituntut memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, ia pun juga harus memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga dengan memenuhi kebutuhan keluarganya... sungguh sangat mengenyuhkan.. disamping kekurangan dalam ekonomi beliau juga dilanda kekurangan fisik.. beliau mengalami kebutaan permanen.. masyaalloh.
tetapi dengan kondisi fisik yang seperti itu, beliau tidak menyerah untuk berikhtiar mencari rizki Alloh SWT guna untuk memenuhi kewajibannya.
berjalan tertatih-tatih menggunakan tongkat yang dijadikan penuntun jalannya...
Beliau hanya lah penjual kerupuk ringan yang dipikulnya...berjalan berkilo-kilo, batu sandungan mungkin sangatlah sering beliau temui.. mungkin sringkali beliau terjatuh, terbentur bahkan mungkin terkadang akibat hal tersebut beliau terluka... hal yang biasa jika berjalan dalam keadan kondisi normal... tetapi ini adalah beliau... seorang penjual kerupuk keliling yang tidak dapat melihat.. subhanalloh hal tersebut tidaklah membuat hati beliau gentar. Ya Alloh berilah keberkahan hidupnya Ya Alloh.
dari kejauhan hati ini meringis, menangis, haru dan benci.
MERINGIS, MENANGIS karena begitu berat ujian yang diberikan Alloh terhadapnya... MAMPUKAH KITA SEPERTI BELIAU...
HARU karena melihat pengorbanannya.
BENCI karena diri ini begitu naif, begitu sombong, begitu tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Alloh SWT. bercermin dari kehidupan beliau... diri ini bukanlah apa-apa. semoga Alloh membuka hati ini, untuk mensyukuri nikmat-Nya.. dengan kondisi yang lebih dibandingkan dengan beliau, diri ini terkadang terlupa.. dan memaki keadaan yang disiratkan Alloh... sungguh tidak mulia hal tersebut... terkadang diri inipun lupa akan kerja keras yang membuahkan kesederhanaan hidup... bukan kekayaan duniawi.. tetapi kesederhanaan hidup...
terkadang diri ini tak pernah mau mengerti akan banyaknya rizki yang ditebarkan Alloh SWT diatas muka bumi ini umtuk dicari... tetapi pesimis untuk mencarinya...
beliau hanyalah penjual kerupuk keliling yang keuntungannya sangatlah kecil, dan kurang untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga.. tetapi beliau tetap tawadhu... optimis dalam mencari rizki tersebut... semoga perjalanan hidup beliau memberikan contoh hidup buat kita semua. Amiin
Alloh menciptakan semua makhluknya dalam keadaan sangatlah sempuna, meski terdapat kelemahan itu hanya untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa ada Dzat yang paling sempurna... Yaitu dzat yang maha agung.. Ia-lah Alloh SWT.
pernah tersirat suatu kenyataan hidup... dimana terdapat seorang hamba yang kekurangan dalam segala hal... ekonomi khususnya... ia sangatlah kekurangan, sebagai manusia yang sangatlah lemahini, hati ini ikut terhenyut akan perjuanganhidupnya yang sangatlah keras... tetapi kembali lagi dan perlu di ingat bahwasanya segala ujian yang diberikan oleh Alloh SWT tidak pernah melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Semasa hidupnya makhluk ini sungguh sangat berjuang, dimana ia dituntut memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, ia pun juga harus memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga dengan memenuhi kebutuhan keluarganya... sungguh sangat mengenyuhkan.. disamping kekurangan dalam ekonomi beliau juga dilanda kekurangan fisik.. beliau mengalami kebutaan permanen.. masyaalloh.
tetapi dengan kondisi fisik yang seperti itu, beliau tidak menyerah untuk berikhtiar mencari rizki Alloh SWT guna untuk memenuhi kewajibannya.
berjalan tertatih-tatih menggunakan tongkat yang dijadikan penuntun jalannya...
Beliau hanya lah penjual kerupuk ringan yang dipikulnya...berjalan berkilo-kilo, batu sandungan mungkin sangatlah sering beliau temui.. mungkin sringkali beliau terjatuh, terbentur bahkan mungkin terkadang akibat hal tersebut beliau terluka... hal yang biasa jika berjalan dalam keadan kondisi normal... tetapi ini adalah beliau... seorang penjual kerupuk keliling yang tidak dapat melihat.. subhanalloh hal tersebut tidaklah membuat hati beliau gentar. Ya Alloh berilah keberkahan hidupnya Ya Alloh.
dari kejauhan hati ini meringis, menangis, haru dan benci.
MERINGIS, MENANGIS karena begitu berat ujian yang diberikan Alloh terhadapnya... MAMPUKAH KITA SEPERTI BELIAU...
HARU karena melihat pengorbanannya.
BENCI karena diri ini begitu naif, begitu sombong, begitu tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Alloh SWT. bercermin dari kehidupan beliau... diri ini bukanlah apa-apa. semoga Alloh membuka hati ini, untuk mensyukuri nikmat-Nya.. dengan kondisi yang lebih dibandingkan dengan beliau, diri ini terkadang terlupa.. dan memaki keadaan yang disiratkan Alloh... sungguh tidak mulia hal tersebut... terkadang diri inipun lupa akan kerja keras yang membuahkan kesederhanaan hidup... bukan kekayaan duniawi.. tetapi kesederhanaan hidup...
terkadang diri ini tak pernah mau mengerti akan banyaknya rizki yang ditebarkan Alloh SWT diatas muka bumi ini umtuk dicari... tetapi pesimis untuk mencarinya...
beliau hanyalah penjual kerupuk keliling yang keuntungannya sangatlah kecil, dan kurang untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga.. tetapi beliau tetap tawadhu... optimis dalam mencari rizki tersebut... semoga perjalanan hidup beliau memberikan contoh hidup buat kita semua. Amiin

